Detik-Detik- Detik Kepergian mu
Detik- Detik Kepergian mu
Oleh : Sri Wuryaningsih
Detik terakhir kau akan pergi
Sedih dan haru menyelimuti diri ini
Maaf kan aku jika kedatanganmu
Belum ku sambut dengan maksimal
Kau seharusnya tidak boleh ku tinggalkan sedetikpun, tetapi nyatanya hawa napsu dunia Masih menggelayut di dada.
Maafkan aku telah menyia- nyiakanmu.
Kini kita di ambang perpisahan.
Kau akan datang kembali jika tiba waktumu
Tapi aku....
Aku tidak tahu
Apakah masih bisa bertemu dengan mu
Ya Allah ampuni aku,
Ramadhan maafkan aku jika telah
melalaikanmu.
Ya Allah ampuni aku yang telah menyia-nyiakan paketMu.
Ampuni aku yang masih terlena oleh dunia.
Aku berharap Allah tetap mengizinkan aku berjumpa lagi dengan mu.
Kita bercengkrama bersama dalam selimut malam dan indahnya pagi.
Bisa bersama di sepuluh malam pertama, kedua dan ketiga.
Bergenggam mushaf dan beralas sajadah.
Berbagi ceria dan bertabur rezeki.
Ya Allah beri aku kekuatan dan kemudahan, untuk tetap bersikap dan berbuat selayaknya aku masih bersamanya.
Jadikan lembar- lembaran itu, rezeki itu dan cinta itu tetap melekat dalam kalbu
Selamat jalan Ramadhan
Semoga Kita bisa bertemu lagi
Komentar
Posting Komentar