Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Tiga Hal Dalam Keprofesionalan

Gambar
 Tiga Hal Dalam Keprofesionalan ( Sri Wuryaningsih) Profesional menurut Tantri Abeng(Moeljono, 2003). Pengertian profesional terdiri atas tiga unsur knowledge, skill dan integrity. Selanjutnya ketiga unsur tersebut harus dilandasi dengan iman yang teguh pandai bersyukur serta kesediaannya untuk belajar terus-menerus Beliau mengatakan  "Kita perlu manusia profesional yang memiliki ilmu , integritas dan kemampuan yang bisa mempraktekkan ilmunya serta dapat bekerja sama dengan yang lain. Saat ini guru mengemban tugas yang sangat berat tidak hanya menjalankan tugas dasarnya akan tetapi juga memberikan karakter dan pengetahuan Guru juga harus dapat mengasah integritas membangun karakter dan meningkatkan energi positif anak didiknya semua indikator ini sangat diperlukan untuk mencetak pemimpin-pemimpin di era Indonesia emas tahun 2045  Setiap hal atau pekerjaan harus memiliki  keprofesionalan, baik itu karyawan atau guru.  Ada 3 komponen yang harus dimiliki guru dalam...

Agenda di Penghujung Tahun 2022

 Agenda di Penghujung Ta hun 2022 ( Sri Wuryaningsih) Ternyata agenda terakhir Saya di penghujung Tahun 2022 adalah Seminar  Nasional yang diadakan oleh PGMI ( Persatuan Guru Madrasah Indonesia) dengan tema "Manajemen Profesional dan Guru Profesional Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah" bukan silaturahim ke Bogor. Manajemen merupakan hal penting dalam setiap unik kehidupan. Manajemen sekolah adalah suatu kegiatan dalam meningkatkan tujuan pembelajaran. Seorang Kepala Madrasah harus mampu menilai satu demi satu manajemen para gurunya, Karena Guru merupakan tombak pendidikan kelemahan kepala madrasah adalah kurang baik dalam manajemen sekolahnya. Ada empat hal harus diperhatikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pertama meningkatkan kualitas pendidikan guru Kedua meningkatkan kompetensi guru Ketiga meningkatkan karir guru dan keempat meningkatkan kesejahteraan guru dengan memberikan tunjangan pada guru ,khususnya guru non ASN Di dalam era digital guru yang berusia...

Cerita di Penghujung Tahun 2022

 Cerita di Penghujung Tahun 2022 (Sri Wuryaningsih) Ceritaku di penghujung Tahun 2022 adalah berkunjung ke Bogor .  Mengunjungi ponakan dan bertemu dengan kakak iparku yang datang dari Lampung Mbak Any Sunaryati dan adik kakak ipar ( Anjar).  Aku ke Bogor bersama  adikku Yuli dengan mengendarai motor. Perjalanan dimulai dari tempat tinggalku di Rawa Kalong Depok menuju Citayam. Kemudian ke arah Cibinong .   Motor melaju dengan kecepatan sedang , namun sebelum kami  melanjutkan perjalanan ternyata harus ada iklan,  karena tergiur oleh  rujak yang berada di dekat SPBU menuju Citayam.  Selesai menyantap rujak  perjalanan lanjut sampai ke arah Cibinong . Tiba di sini ternyata udara kurang bersahabat karena turun hujan , berbarengan dengan suara adzan Dzuhur maka perjalanan Kami hentikan.   Kami berteduh dan salat zuhur. Hujan gerimis yang tak kunjung reda memaksa kami harus melanjutkan perjalanan , terpaksa kami memakai jas hu...

Ku ingin Terbang Tinggi Bagai Elang

Gambar
  home search edit notifications 50+ dehaze Sri Wuryaningsih Sri Wuryaningsih,lahir Jakarta pada tanggal 8 April 1967, anak V dari sepuluh bersaudara.Ayahnya bernama Toekidjan Djendropawiro dan ibunya Admi Maryati, saudar...   Selengkapnya  7 Following   39 Follower NAVIGASI WEB  Ku Ingin Terbang Tinggi Bagai Elang 11:04  @ Best Practice Semangat TOT Fasda Literasi se- Jawa Bali pada tanggal 19- 21 Desember seakan meresap menyatu dalam jiwa. Motivasi dan semangat yang di tularkan dari para mentor, Pak Ikhsan dan Mas Eko, membakar dan menguliti diri, untuk segera mendobrak Literasi yang masih tersimpan dan tersembunyi di hati para guru dan siswa. Banyak keluhan dari sebagian guru dan murid , menulis itu susah dan memakan waktu. Padahal jika kita mau , banyak objek yang bisa menjadi tulisan. Namun motivasi terbesar adalah kesadaran untuk menulis. Jika kesadaran menulis sudah dijiwai maka banyak objek untuk menuangkan semua dalam tulisan. Selama TOT banyak sek...

Pertama Menginjakkan Kaki Di Kota Buaya

Gambar
 Pertama Menginjakkan Kaki di Kota Buaya ( Sri Wuryaningsih) Ini pertama kali ku injakan kakiku di Kota Pahlawan. Ular besi meliuk-liuk meluncur mengikuti jalan besi sepanjang jalan Yogyakarta - Gubeng , Surabaya. Setelah mengikuti TOT Fasda Literasi di yogja, Literasi berlanjut ke Surabaya. Sebelumnya sempat galau mau kemana, karena ada tiga pilihan, Parangtritis, Semarang , Surabaya. Sejak Pandemi ingin sekali aku ke Surabaya, tetapi belum kesampaian. Alhamdulillah hari ini ( Rabu, 21 Desember 2022) sampai juga ke Surabaya, setelah beberapa kali pertimbangan. Semula aku sudah kontak ponakan bahwa jika sempat mau ke Parangtritis. Tetapi setelah dipikir-pikir, enam bulan yang lalu aku baru dari Parangtritis dan tiga bulan yang lalu( September 22) baru saja bertemu ponakanku ( Koko). Dan In syaa Allah dua bulan lagi ( Februari 2022 ) aku ke yogja lagi. Sehingga ku urungkan mampir ke Parangtritis. Ke Semarang juga batal. Awalnya ingin bergabung dengan teman- teman dari MTsN 33 Jakart...