Cerita di Penghujung Tahun 2022

 Cerita di Penghujung Tahun 2022

(Sri Wuryaningsih)



Ceritaku di penghujung Tahun 2022 adalah berkunjung ke Bogor . 


Mengunjungi ponakan dan bertemu dengan kakak iparku yang datang dari Lampung Mbak Any Sunaryati dan adik kakak ipar ( Anjar). 


Aku ke Bogor bersama  adikku Yuli dengan mengendarai motor. Perjalanan dimulai dari tempat tinggalku di Rawa Kalong Depok menuju Citayam. Kemudian ke arah Cibinong .  


Motor melaju dengan kecepatan sedang , namun sebelum kami  melanjutkan perjalanan ternyata harus ada iklan,  karena tergiur oleh  rujak yang berada di dekat SPBU menuju Citayam. 


Selesai menyantap rujak  perjalanan lanjut sampai ke arah Cibinong . Tiba di sini ternyata udara kurang bersahabat karena turun hujan , berbarengan dengan suara adzan Dzuhur maka perjalanan Kami hentikan.   Kami berteduh dan salat zuhur.


Hujan gerimis yang tak kunjung reda memaksa kami harus melanjutkan perjalanan , terpaksa kami memakai jas hujan untuk melindungi dari derasnya hujan.


Motor melaju melawan air hujan yang turun bagai pasukan tentara rapi dan berbondong- bondong. Kami terobos hujan sambil sesekali bercerita dan tertawa karena terkadang ada cerita yang lucu.


Pergi bersilaturahmi dengan adikku yang satu ini emang jagoan kalau suruh naik motor, maka aku hanya duduk manis dibelakang, sementara ia mengendarai motor .


Penampilannya yang sedikit tomboy dan dia adalah satu-satunya adik perempuan aku yang jago naik motor namanya Yuli. Orangnya cantik, lucu dan pintar.


Hujan semakin deras namun perjalanan tetap berlangsung semakin mendekati rumah ponakanku hujan bertambah deras maka basah lah sebagian tubuh kami. Setibanya di Bogor kami langsung berganti kostum karena baju yang basah. 


Akhirnya kamipun bertemunkakak dan anak ponakanku ya kan nampak lucu-lucu pintar dan ceria.


Sambil menyantap rujak, yang segar dan enak , karena buah- buah rujak ini segar dan menggiurkan. Kami bercerita ngalor - ngidul, sambil melepas rindu. Karena jarang bertemu. Selesai menyantap rujak,  akhirnya kami menyantap bakso di tengah udara yang dingin. Semua begitu nikmat. Alhamdulillah ya Allah, kami bersyukur atas nikmatMu.


Tak terasa hari sudah menjelang petang kami pun harus pamit. Setelah pamitan dengan kakak dan adikku , sambil berpeluk cium, karena kurang tahu kapan akan bertemu lagi.Semoga kita segera dapat bertemu kembali.


Lagi-lagi kami harus pulang bersama derasnya air hujan yang mengiringi perjalanan kami , dari Bogor sampai Depok. Karena hujan pulalah yang menghambat perjalanan kami sampai di tempat .Kami butuh waktu lebih lama dibandingkan biasanya.

jika cuaca cerah lebih kurang kami butuh waktu dua jam.Namun karena hujan kami butuh waktu tiga sampai tiga setengah  jam .Karena harus berteduh menghindari hujan.


Dalam perjalanan sempat terpikir apakah akan ada badai seperti yang sudah diramalkan oleh BMKG Alhamdulillah ternyata hari ini hanya hujan dan mudah-mudahan tidak terjadi bencana di negeri kami. Semoga di penutupan tahun 2002 ini hujan yang turun merupakan hujan yang berkah yang akan menyemburkan tanah negeri ini sertan memberi kedamaian pada penduduknya aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum