Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Pembelajaran Pertama Kelas 83 T.P 2021/2022

  Pembelajaran pertama Kelas 83 T.P 2021/2022 Oleh : Sri Wuryaningsih Pukul 09.00 setelah para civitas akademika MTsN 33 Jakarta melaksanakan Masa Ta'aruf Siswa, yaitu perkenalan murid kelas tujuh. Setelah itu para siswa dipersilakan masuk kelas masing-masing. Tahun ini saya di amanahkan untuk menjadi walas kelas 83.Karena masih masa perkenalan sehingga untuk hari ini saya manfaatkan untuk perkenalan dan membentuk Tim Formatur kelas. Dengan menggunakan google meet dan papan digital Jamboard, pembentukan Tim Formatur berjalan seru, karena kami bisa berinteraktif satu dengan yang lain. Layaknya di luring saya dapat menulis calon kandidat ,sementara para siswa dapat melihat apa yang saya tuliskan. Tak lupa saya mengatakan kepada mereka , " Perhatikan bagaimana ibu menggunakan kan Jamboard , karena kita juga nanti akan menggunakan dalam pembelajaran matematika ( in syaa Allah). Senang saya mendengar mereka menyebutkan nama dan asal kelas. Sambil saya juga sedikit melihat ...

Akhirnya Ku denger Takbir itu

 Akhirnya Ku denger Takbir Itu Oleh : Sri Wuryaningsih Hari sudah mulai gelap ,Raja Siang sudah bersembunyi di peraduan.  Magribpun tiba, suasana semakin hening. Jika pada tahun- tahun sebelumnya hari seperti ini pasti sudah ramai berkumandang suara takbir dari balik speaker yang terpasang di sudut menara . Namun di senja ini belum terdenger takbir . Aku berharap setelah azan Magrib akan terdengar takbir yang keluar dari mulut- mulut mungil di kampungku. Harapanku ku punah , karena aku tak mendengar lantunan takbir dari masjid dekat rumah.Hatiku sangat sedih menghadapi situasi seperti ini.  Covid yang masih merajalela , menyebabkan orang harus takbir dari rumah dalam menyambut Idul Adha. Ku ambil gawai dan ku cari channel yang sedang takbir. Akhirnya ku temukan sebuah channel dengan 32 ribu pengunjung. Masya Allah ramai sekali, betapa senang dan terharunya mendengar takbir malam itu .Mengunjung terus berdatangan menembus angka 36 ribu.Baru kali ini juga aku gabung di Chan...

Rabu Ceria Literasi MTsN 33 Jakarta

 Rabu Ceria Literasi MTsN 33 Jakarta Oleh Sri Wuryaningsih Pandemi bukan halangan untuk berkreasi dan berkarya. Demikian juga yang terjadi di sekolah tempat Saya mengajar, MTsN 33 Jakarta. Sekolah yang  di pimpin oleh Dra. Hj.Nining Sumarni ini sedang menggalakan  Madrasah Literasi. Suatu Madrasah yang menonjolkan Literasi sebagai keunggulan. Literasi sekolah kami sebenarnya sudah mempunyai cikal sejak tiga tahun yang lalu, namun saat Pandemi baru di launching sebagai Madrasah Literasi. Bukan hal susah dan bukan juga hal yang mudah menghidupkan literasi di tengah kondisi Pandemi seperti ini. Namun perjuangan , semangat kerja keras Tim dan para guru, serta peran  siswa yang luar biasa, sehingga setiap agenda Literasi yang sudah di rencanakan berjalan dengan baik. Acara- acara demi acara setiap hari Alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar. Ada Literasi harian yang dipegang oleh guru 15 menit sebelum mengajar di jam pertama atau jam ketiga. Buat kami yang penting par...

Pembelajaran Pertama Kelas 83

  Pembelajaran pertama Kelas 83 T.P 2021/2022 Oleh : Sri Wuryaningsih Pukul 09.00 setelah para civitas akademika MTsN 33 Jakarta melaksanakan Masa Ta'aruf Siswa, yaitu perkenalan murid kelas tujuh. Setelah itu para siswa dipersilakan masuk kelas masing-masing. Tahun ini saya di amanahkan untuk menjadi walas kelas 83.Karena masih masa perkenalan sehingga untuk hari ini saya manfaatkan untuk perkenalan dan membentuk Tim Formatur kelas. Dengan menggunakan google meet dan papan digital Jamboard, pembentukan Tim Formatur berjalan seru, karena kami bisa berinteraktif satu dengan yang lain. Layaknya di luring saya dapat menulis calon kandidat ,sementara para siswa dapat melihat apa yang saya tuliskan. Tak lupa saya mengatakan kepada mereka , " Perhatikan bagaimana ibu menggunakan kan Jamboard , karena kita juga nanti akan menggunakan dalam pembelajaran matematika ( in syaa Allah). Senang saya mendengar mereka menyebutkan nama dan asal kelas. Sambil saya juga sedikit melihat...

Peranan Perempuan di Era Digital

 Peranan Perempuan di Era Digital By : Sri Wuryaningsih Peranan Perempuan di Era Digital By : Sri Wuryaningsih Siapa sik yang tidak kenal makhluk Perempuan. Semua pasti mengenalnya. Makluk yang diciptakan Allah dengan penuh kelembutan dan kasih sayang ini , mempunyai sejuta talenta dan kekuatan yang super duper. Ada saja yang bisa kita jadikan topik dari perempuan. Dari fashion, kecantikan, prestasi, dan segudang lainnya  Fungsi Perempuan dari dulu sampai sekarang tidak berubah. Perempuan dengan mudah mengerjakan berbagai aktifitas dalam satu waktu. Ternyata otak perempuan dan kaum Adampun memang berbeda. Anatomi corpus callosum perempuan lebih tebal dibanding dengan laki -laki. Otak perempuan memiliki berbagai kemampuan unik dan menakjubkan seperti ketangkasan verbal yang luar biasa, kemampuan untuk menjalin persahabatan yang mendalam, kemampuan yang nyaris menyerupai cenayang dalam membaca wajah dan nada suara, kemampuan untuk mengenali emosi dan keadaan pikiran, serta kema...

Ramadhan Yang dirindukan

 Ramadhan Yang dirindukan  By : Sri Wuryaningsih Waktu terus berjalan mengikuti mentari yang tak pernah lelah bersinar. Detakan jam dinding tak terasa akan  membawa kita pada bulan yang kita rindukan. Bulan yang di dalamnya berselancar keberkahan dan limpahan pahala. Kebajikan yang akan berlipat ganda bagi anak Adam . Setiap kebajikan akan dilipat gandakan sepuluh kali  Bulan yang di dalamnya terdapat Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sebelas bulan kita menanti  bulan Ramadhan, dan kini sinarnya sudah mulai nampak. Dua hari lagi bulan itu tiba. Semoga kita diberi kesempatan untuk meningkatkan dan menggandeng Ramadhan bersama ketaqwaan. Ingat saat kecil saat menjelang Ramadhan , emak menyuruhku keramas dengan tangkai padi yang di bakar, mandi untuk menyambut Ramadhan. Dan malamnya di surau kita makan- makan, istilah ini dikenal dengan punggahan. Para warga kumpul di musolla , sholat magrib dan Isya. Setiap warga akan mengantar makanan...

Idul Fitri di Masa Pandemi

 Idul Fitri di Masa Pandemi Oleh : Sri Wuryaningsih g Kamis, 13 Mei 2021 adalah Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1442 H. Ini adalah lebaran kedua sejak dunia di Landa Covid 19. Tahun ini in syaa Allah Covid 19 mulai landai sehingga di buka Sholat Idul Fitri di lapangan, dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan. Di tempat tinggalku pelaksanaan Sholat Ied di adakan di halaman  masjid. Seperti biasa jika Sholat Ied jamaah membludak sampai ke jalan raya. Banyak jamaah yang membawa tikar atau alas sholat lainnfya, karena tikar yang disediakan Panitia tidak mencukupi. Semua jamaah menggunakan masker, namun sebagian tidak jaga jarak. Ada yang sedikit beda di Sholat Ied tahun ini. Jika Hari Raya identik dengan baju baru , mukena baru, saat ini saya perhatikan , mereka cukup mengenakan yang ada saja. Covid 19 sangat berdampak di dunia ekonomi, cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari itu sudah bagus. Sekitar pukul 07.00 WIB sholat di mulai , semua jamaah tenggelam dalam keheningan....

Cone Back To Ndeso

  Come Back To Ndeso Oleh Sri Wuryaningsih Sebetulnya mata sangat ngantuk, tengah malam baru tertidur, setelah selesai meng-upload soal PAT. Tapi mau tidur kok malas. Dari  pukul 07.00 - 10.30 stand by di kelas online sehingga belum sempat merapikan rumah. Dari pada tidur ku bereskan cucian piring, masak. Sehingga kantuk yang menggelayuti mata pergi. Ada tekokak yang ku bawa dari rumah sobat ku,Neli.Ada daun kelor dari tetangga dan Bunga Teleng untuk membuat teh. Di kulkas ada baso dan di dapur ada Teri Medan. Maka jadilah tumis tekokak , baso dan Teri Medan. Empat kuntum Bunga Teleng yang masih segar ku letakan di gelas dan siram air panas. Jadilah minuman Teh Teleng dengan warna ungu yang cantik. Saat aku sedang mengajar online tenyata suami sudah memasak ubi dan talas yang ku bawa dari Neli kemarin. Jadi lengkaplah hari ini menu hasil kebun tersaji di meja makanku. Bening Daun Kelor yang merupakan obat aneka penyakit, karena antitoksin yang tinggi, juga minuman...

Detik-Detik- Detik Kepergian mu

 Detik- Detik Kepergian mu Oleh : Sri Wuryaningsih Detik terakhir kau akan pergi Sedih dan haru menyelimuti diri ini Maaf kan aku jika kedatanganmu Belum ku sambut dengan maksimal Kau seharusnya tidak boleh ku tinggalkan sedetikpun, tetapi nyatanya hawa napsu dunia Masih menggelayut di dada. Maafkan aku telah menyia- nyiakanmu. Kini kita di ambang perpisahan. Kau akan datang kembali jika tiba waktumu Tapi aku.... Aku tidak tahu Apakah masih bisa bertemu dengan mu Ya Allah ampuni aku, Ramadhan maafkan aku jika telah  melalaikanmu. Ya Allah ampuni aku yang telah menyia-nyiakan paketMu. Ampuni aku yang masih terlena oleh dunia. Aku berharap Allah tetap mengizinkan aku berjumpa lagi dengan mu. Kita bercengkrama bersama dalam selimut malam dan indahnya pagi. Bisa bersama di sepuluh malam pertama, kedua dan ketiga. Bergenggam mushaf dan beralas sajadah. Berbagi ceria dan bertabur rezeki. Ya Allah beri aku kekuatan dan kemudahan, untuk tetap bersikap dan berbuat selayaknya aku masih ...

Duka Seribu Negeri

 Duka Seribu Negeri Oleh Sri Wuryaningsih Sandaran terkuat hanya Engkau ya Allah.Tempat semua makhluk bermunajat. Kedukaan , kesedihan, kepiluan yang terjadi begitu memilukan.Hampir setiap hari hembusan angin membawa duka.Sementara awan putih belum kunjung tiba. Entah kapan sang petaka jauh terlempar cakrawala. Kami hanya dapat bersimpuh dan bersujud di hadapanMu, tak berdaya mengusir duka. Virus itu begitu menyakitkan tak mengenal wajah, bahkan dunia, menyerang dan menerjang tubuh yang yang tak berdaya. Masker dan jaga jarak adalah tameng ikhtiar semata, karena hakekatnya Engkaulah yang punya Kuasa. Wajah tersungkur bersimbah duka, di rundung kelam yang membahana Ya Allah... Ampuni mereka yang telah  kembali,bkuatkan jiwa yang berpadu duka.Sembuhkan jasad yang tak berdaya Tangan ini terlalu lemah dan tak kuasa ,tanpa pertolongan Mu Yang Maha Perkasa. Segala upaya terlaksana sudah , namun si kecil Corona belum punah. Entah kapan kondisi berubah Agar negeri kembali cerah. Ya Ra...

Suasana Menyenangkan di kelas Pandemi

 Suasana Menyenangkan Di Kelas Pandemi Oleh : Sri Wuryaningsih Mengajar di berbagai kelas di masa pandemi , dengan karakter dan latar belakang serta tingkat ekonomi yang berbeda- beda. Membuat kita harus berpikir kreatif dalam pembelajaran , agar siswa tidak jenuh serta membebankan. Saya mengajar Matematika kelas 8 , dari 5 kelas yang berbeda maka  harus jeli , cara apa yang bisa di gunakan tiap- tiap kelas. Saat memasuki materi tentang Statistika. Awalnya saya akan mereka perlakuan yang sama , dengan zoom dan membawa kacang kulit serta permen Caca. Namun di tengah pembelajan sepertinya cara ini tidak bisa diperlakukan tiap kelas,karena terkendala kuota dan jaringan. Sehingga ada kelas yang zoom dengan membawa kacang kulit  ( yang saya gunakan untuk memancing siswa , berpikir sendiri bagaimana mencari rata- rata dan median) dan permen Caca warna- warna untuk menentukan modus. Sementara untuk kelas lainnya saya pergunakan WAG, agar sedikit murah, tidak perlu kuota besar da...

Haruskah

 Pagi - pagi dapat postingan seperti ini: 💕💕💕 *Sahabat itu seperti bintang, walau jauh dia "ber-cahaya". Meski kadang menghilang, dia tetap ada. Tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa dilupakan.* *"Selamat Hari Persahabatan Sedunia". Kirim ini ke semua teman yg Anda sayangi, jika aku salah 1 nya, kirim balik ya!  Lihat berapa banyak Anda dapat balasan. Kalau lebih dari 7, berarti Anda patut disayangi, dan Anda salah satu "sahabat terbaikku".*  *"HAPPY FRIENDSHIP DAY".* 💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗 Dengan senyum- senyum ku kirim balik. Karena saya dan yang mengirim posting an termasuk dalam kelompok usia  Baby Bombers , saya berpikir masih pas ga ya kalau memposting hal seperti ini,  menurut saya ini postingan tepatnya untuk anak milineal. Hi ...maaf ya kalau asumsi saya salah. Walau seneng Sik di sebut " Sahabat Terbaikku"  ha ..ha🙏🙏🙏🙏