Ramadhan Yang dirindukan

 Ramadhan Yang dirindukan


 By : Sri Wuryaningsih

Waktu terus berjalan mengikuti mentari yang tak pernah lelah bersinar.

Detakan jam dinding tak terasa akan  membawa kita pada bulan yang kita rindukan.


Bulan yang di dalamnya berselancar keberkahan dan limpahan pahala. Kebajikan yang akan berlipat ganda bagi anak Adam .


Setiap kebajikan akan dilipat gandakan sepuluh kali 

Bulan yang di dalamnya terdapat Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.


Sebelas bulan kita menanti  bulan Ramadhan, dan kini sinarnya sudah mulai nampak.

Dua hari lagi bulan itu tiba.

Semoga kita diberi kesempatan untuk meningkatkan dan menggandeng Ramadhan bersama ketaqwaan.


Ingat saat kecil saat menjelang Ramadhan , emak menyuruhku keramas dengan tangkai padi yang di bakar, mandi untuk menyambut Ramadhan. Dan malamnya di surau kita makan- makan, istilah ini dikenal dengan punggahan.


Para warga kumpul di musolla , sholat magrib dan Isya.

Setiap warga akan mengantar makanan, Serta lauk- pauk sederhana.Setelah Isya ,lanjut

dengan  makan- makan agar tidak kepengin  melihat makanan saat puasa nanti.


Kini Ramadhan yang dirindukan akan hadir kembali.


Ramadhan bulan yang penuh berkah setiap kebajikan akan berlimpah ganjaran.


Lantunan Al Qur'an yang di ucapkan perhuruf akan diperhitungkan.Serupiah harta yang disederhanakan akan berkembang bagai bunga yang bermekaran.


Ya Allah beri hamba kekuatan, kemudahan, dalam menjalankan ibadah Ramadhan ini , sehingga mendapat ridhoMu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum

Fatamorgana Kesunyian