Rabu Ceria Literasi MTsN 33 Jakarta

 Rabu Ceria Literasi MTsN 33 Jakarta


Oleh Sri Wuryaningsih



Pandemi bukan halangan untuk berkreasi dan berkarya.


Demikian juga yang terjadi di sekolah tempat Saya mengajar, MTsN 33 Jakarta.


Sekolah yang  di pimpin oleh Dra. Hj.Nining Sumarni ini sedang menggalakan  Madrasah Literasi.


Suatu Madrasah yang menonjolkan Literasi sebagai keunggulan.


Literasi sekolah kami sebenarnya sudah mempunyai cikal sejak tiga tahun yang lalu, namun saat Pandemi baru di launching sebagai Madrasah Literasi.


Bukan hal susah dan bukan juga hal yang mudah menghidupkan literasi di tengah kondisi Pandemi seperti ini.


Namun perjuangan , semangat kerja keras Tim dan para guru, serta peran  siswa yang luar biasa, sehingga setiap agenda Literasi yang sudah di rencanakan berjalan dengan baik.


Acara- acara demi acara setiap hari Alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar.


Ada Literasi harian yang dipegang oleh guru 15 menit sebelum mengajar di jam pertama atau jam ketiga. Buat kami yang penting para siswa dikenalkan dengan literasi. Mengenai hasil berapa banyak siswa yang peduli itu masalah lain.

Pembiasaan ini di harapkan dapat menggugah para siswa untuk menggali potensi diri.


Memang para guru harus kerja keras dan sedikit tarik otot agar mereka tetap berkreasi .


Alhamdulillah usaha itu cukup membuahkan hasil, karena di setiap acara Rabu Ceria selalu tampil kreasi para siswa yang begitu membanggakan. Ada yang berpuisi, pantun , ceramah dan bercerita.


Acara Rabu Ceria selalu penuh dengan kejut- kejutan, mulai dari Nara Sumber yang keren- keren :


-  Ibu Endah Sri Nastiti yang akrab dengan sebutan Mama Titi, Founder Kalakia.

Beliau memotivasi para siswa dan guru 

Untuk apa menulis dan mengapa kita harus menulis.Suasana begitu menyenangkan dan anak- anak penuh antusias mengikuti rangkaian acara.

Dan di agenda itu pula dengan clue yang diberikan Mama Titi  lahir empat tulisan hasil goresan siswa , 

1. Zenia kaulika

2. Azzhamira Hanun Sabita

3.Naura Syahira Frescia 

4 Syakira Asma Khalishah


- Muhammad maahir abdullah, seorang 

Penjelajah Indonesia hanya dengan mengendarai sepeda.

Rasa penasaran yang dirasakan ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar, saat  belajar tentang Indonesia, membuatnya ia bermimpi untuk mengetahui Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.

Sampai akhirnya mimpi itu ia wujudkan . Dalam waktu dua setengah tahun ia berhasil mengunjungi wilayah dari Sabang sampai Merauke.


Mungkin menjelajah dari Sabang sampai Merauke hal yang biasa tetapi ini merupakan kan pertualangan yang luar biasa, karena kendaraan yang digunakan adalah sebuah sepeda.


- Adon Jubaidi, M.Sos lengkapnya

Letda Caj Adon Jubaidi,M.Sos.

Seorang anak muda yang hebat, anak Pesantren yang sukses mencapai karir, sebagai Perwira .

Penampilan yang sederhana ,serta materi yang sesuai dengan usia peserta, membuat suasana hidup, dan komunikatif.


Dengan kegiatan Rabu Ceria, dapat tergali betapa banyak potensi siswa dan  guru yang menghasilkan berbagai kretfitas.


Sayang sekali masih banyak siswa yang belum bergabung di zoom. Mungkin jika mereka mengetahui betapa banyak ilmu yang sangat bermanfaat , yang diberikan dari Nara Sumber, mereka akan berbondong- bondong.


Semoga Literasi MTsN 33 Jakarta dapat terus tumbuh dan berkembang sehingga menghasilkan karya- karya yang kelak berguna bagi umat manusia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum