Stop Bullying

 Stop Bullying

( Sri Wuryaningsih)




















Rabu, 25 Oktober 2023


PIK Remaja sebagai salah satu ektrakurikuler di MTs Negeri 33 Jakarta adalah penggagas kegiatan kampanye bullying, yang diselenggarakan pada saat Literasi Rabu Ceria. Kegiatan yang bertemakan " Stop Bullying , Sayangi Diri dan Orang Lain" adalah hasil kolaborasi yang sangat baik  antara PIK Remaja Nextion, Tim literasi,  Duta Literasi, OSIS, MPK,   dan seluruh ekstrakurikuler yang ada di madrasah. 


Kegiatan  dilaksanakan di Panggung Sekolah dan di lapangan . Acara yang dipandu oleh MC yaitu  Exel dan Felia, berjalan dengan lancar.

Dua Pemandu acara begitu pandai membawakan acara demi acara sehingga semua berjalan baik dan sesuai dengan yang diharapkan.


Plt. Kepala Madrasah Rudi Darmawan , S.Pd, M. Si., dalam sambutannya beliau berharap tidak ada lagi bully di MTsN 33 Jakarta. 


Acara dilanjutkan  dengan Parade Poster  Stop Bullying  oleh  perwakilan seluruh ketua ekstrakurikuler, OSIS, MPK dan duta literasi.  Mereka membawa poster stop Bullying, kekerasan serta penindasan berkeliling lapangan, Sebagai edukasi pada seluruh siswa Madrasah yang berjumlah 452.


Dengan penuh semangat mereka membawakan poster yang menyerukan kstop bullying,  kekerasan dan penindasan. Parade poster diawali dengan orasi oleh anggota PIK-Remaja yang bernama Hopi yang menyerukan dampak bullying terhadap kesehatan mental remaja , semakin meningkatnya kasus bullying dan mengajak para remaja untuk berdaya dan penuh Karya . Yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh ketua paskibra. Dan ini semakin menguatkan tentang pentingnya gerakan untuk stop bullying. 



Drama musikalisasi puisi yang dibawakan oleh tim PIK Remaja dan perwakilan ekstrakurikuler tidak kalah bagusnya, mereka menyerukan dan mengajak remaja lain untuk tidak menjadi pembully maupun korban bully.  

Tidak hanya itu, seluruh ketua ekstrakurikuler, MPK, OSIS dan duta literasi membacakan Ikrar Stop Bullying yang dipimpin oleh Ketua Pramuka, yaitu M. Radhi ( kelas 9.1)  dan diikuti oleh seluruh   siswa. 

Kampanye diakhiri dengan penandatangan stop bullying, kekerasan dan penindasan  di MTsN 33 Jakarta pada  kain putih sepanjang 6 meter. 

Semua rangkaian kegiatan kampanye ini terlaksana atas kerjasama yang sangat baik dari berbagai elemen guru, tenaga kependidikan dan seluruh siswa. Bullying adalah tanggungjawab bersama, maka bergerak bersama, saling kolaborasi, saling bersinergi menjadi salah satu cara menghentikan kasus bully.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum