Ku Relakan Kau Pergi

 Ku Relakan Kau Pergi

By. Sri Wuryaningsih


Hari- hari yang kulewati bersamamu

Kini tak akan pernah lagi terjadi

Semua telah pergi bersama takdir

Terbawa gundukan tanah merah 


Sanggupkah aku berjalan dengan kaki yang masih lemah

Sanggupkah aku meraba sementara tangan kecil ini masih terkulai


Tak pernah terlintas atau bermimpi

Bahwa semua ini akan terjadi begitu cepat.


Wabah yang menimpa dunia

Menjadi rencana Yang Kuasa memisahkan kita.


Dunia terasa hancur

Napas sesak menyelimuti sekujur tubuh

Terbayang hitam kelam menghadang dihadapan.


Sanggupkah aku memegang dunia 

Yang  semakin pana

Sanggupkah aku menata serpihan yang terserak


Tidak...tidak ...

Aku harus kuat

Begitu nasehat yang pernah

Kau ucapkan


Ku rela kau pergi

Menggapai kebahagiaan hakiki

Aku tak boleh terkulai

Aku harus menguasai dunia

Aku harus kokoh berdiri

Menghadap masa depan


Selamat jalan Mama...

Aku akan tetap berdiri di sini

Seperti ucapan yang pernah kau bisikan

Aku harus menjadi lelaki hebat

Yang taat dan bermanfaat


Puisi ini Saya persembahkan bagi mereka yang di tinggal Sang Bunda saat Pandemi , terkhusus bagi   Putra- putra

 Sahabat Terbaikku Almh. Elis Listiandini...Al- Fatiha)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum