Pahlawan Pencerah Pendidikan

 Pahlawan Pencerah Pendidikan


By. Sri Wuryaningsih



Malam sudah semakin sepi , waktu menunjukkan pukul 22.55.

Burung malam mulai bersuara, mengiringi malam yang semakin dingin.


Mata sudah terasa berat menahan kantuk yang yang teramat sangat.

Ku coba melawannya Karena harus ku lihat halaman demi halaman pekerjaan siswa .


Di masa pandemi semua pekerjaan harus di kerjakan sendiri.sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk memeriksa tugas mereka.


Jika ada yang belum benar ,satu demi satu pekerjaan mereka harus dikomentari agar mereka paham dan memperbaiki.


Di masa luring pen-score-an dapat di bantu oleh para siswa . Tetapi saat Pandemi seperti ini harus guru yang turun tangan sendiri.


Jika tidak peduli bisa saja tugas mereka hanya ku lihat langsung di beri nilai yang penting mereka sudah mengumpulkan.


Tetapi bukan ini tujuan penilaian.Penilaian mempunyai tujuan sebesar apa daya serap para siswa menerima materi yang diajarkan. Dan sebagai koreksi guru untuk mengetahui apa kendala dalam pembelajaran.


Walau kondisi daring   mereka tetap mempunyai hak  mengerti dan paham dengan semua materi yang disampaikan.


Kondisi seperti ini, guru dan murid harus tetap semangat mengajar dan belajar. 


Ini butuh Perjuangan dan kerja keras dari semua pihak, termasuk orang tua.


Orang tua mempunyai peranan sangat penting untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab siswa.


Kolaborasi yang baik antara siswa,orang tua dan guru akan menghasilkan buah pendidikan yang manis untuk masa depan para peserta didik .


Masing-masing mempunyai medan juang. Siswa berjuang untuk belajar dengan sungguh-sungguh.Orangtua memfasilitasi dan mendorong mereka.

Guru menyiapkan berbagai metode pembelajaran dan animasi agar menjadi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.


Guru di tuntut juga untuk memiliki segudang ide dan strategi memecahkan masalah yang di hadapi dalam situasi seperti ini .


Kegigihan dan semangat siswapun tak kalah penting nya , karena di tangan mereka para pemudalah maka pembelajaran di Masa Pandemi dapat berjalan dengan baik.


Ubah kejenuhan kalian, jika selama ini kalian selalu menganggap itu suatu kejenuhan, dengan kreasi yang bermanfaat.


Jika kalian terus bereksplorasi maka kejenuhan akan berubah menjadi ke-asyik- an.


Selamat berjuang wahai para Pahlawan Pencerah Pendidikan.



Depok, 24 Oktober 21

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum

Fatamorgana Kesunyian