Ada Rasa  Yang  Tak Ingin Dilepaskan


By : Sri Wuryaningsih




Hari ini hari ketiga Putriku Irbah Zhafirah keluar dari Rumah Sakit.


Ada infeksi di hatinya sehingga harus di rawat selama 14 hari.Rasa mual yang tidak mau hilang menjadi penyebab ia harus lama di RS.


Sejak Covid-19 melanda, pemerintah meniadakan jam bezuk, sehingga jika ada yang mau bezuk harus curi- curi atau bezuk di rumah.



Hari ini( Jumat,  31 Desember 2021).betapa senangnya hatiku dan sangat bersyukur karena beberapa saudaraku dari tempat bekerja bersilaturahim untuk menjenguk putriku .


Karena rumah ku yang tak mungkin untuk parkir, maka kendaraan numpang parkir di Pak RW. Alhamdulillah halaman rumah beliau masih luas dan kami di izinkan parkir. Semoga menjadi amal baik untuk Pak RT Mantri dan Bu RT Endang.


Walau kami sering bertemu di tempat tugas, tetapi kehadiran mereka di rumah terasa sangat membahagiakan. Bahagia rasanya bisa berkumpul, terasa ada perasaan yang sulit di uraikan dengan kata, saat kami berpelukan dan menggenggam erat mereka. Tak ingin rasanya ku lepaskan


Suasana terasa penuh keakraban dan kedamaian di tempat dan dalam sajian yang sederhana.


Ya Allah betapa banyak nikmat dan anugerah yang telah Engkau limpahkan kepada Kami.


Ya Allah semoga setiap langkah dan  kebaikan saudara- saudaraku Asep, Agung , Linda,Gita, Chusniyati, Siti Jubaedah, intan, Eni, Sri Istiyani, Satima, Etti, Mukaromah, dan Cholifah, serta yang lainnya  menjadi amal kebajikan dan pemberat kebaikan di akhirat kelak.


Ingin rasanya kami kumpul seperti setiap saat dalam kerinduan dan kasih sayang.


Setelah menikmati hidangan seadanya , kami melaksanakan sholat Duhur, aku mempersilahkan mereka sholat di tempat seadanya dan ku bebaskan mereka sholat di kamar, aku merasa tak ada rahasia di antara kita , karena aku merasa mereka adalah saudara- saudaraku.


Setelah lama berkumpul baru keingatan Agung, maka Agung kami hubungi agar bergabung ( karena ia salah satu guru yang bertempat tinggal ,tidak jauh dari rumah ku) , karena kemarin saat ia ke rumah aku dan putri belum sampai di rumah.

Seperti biasa Agung sulit di hubungi karena memang jarang pegang HP, setelah beberapa kali baru ada respon.

Bertambahlah yang bergabung. Dan suasana semakin ramai .


Eh lupa ada anak kecil Si Dul putranya Cholifah yang hadir, si Dul menjadi pusat perhatian beberapa teman karena tingkah nya yang lucu dan pintar.Semoga kau tumbuh menjadi anak yang kuat, Sholeh dan sukses .


Tak lupa kami berdoa untuk kebaikan dan keberkah , keselamatan dunia akhirat dan kelancaran semua urusan. Doa di pimpin oleh Siti Jubaedah. 


Ya Allah berilah kami kesuksesan, kelancaran serta keberkahan di setiap aktivitas kami .


Semoga silaturahim ini tidak hanya di dunia, semoga Kelak Allah mengumpulkan Kami di SurgaMu. Aamiin YRA 🤲


Semoga putriku selalu sehat dan tercapai apa yang di cita-citakan, serta mudah jodohnya , mendapat pasangan hidupn yang Sholeh ,  bertanggung jawab,dapat menjadi imam yang  membawa kebahagiaan dunia akhirat.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum