Tersadar
Tersadar
By : Sri Wuryaningsih
Aku yang terhentak
Terbangun dan tersadar
membuka tirai membuang mimpi
menggapai asa menyambut pagi
Ketika suasana dingin merasuk diri
Ada rasa menyelimuti
membawa sejuta rasa hati
Yang terbengkalai tanpa arti
ku lewati jalan sepi
Bersama embun pagi yang beresonansi
Tanpa kata , diam dalam diri
Begitu banyak waktu tersisa
Terlewati tanpa karya
Hanya angan dan duka melanda
Bersama rinai hujan yang mempeson
bayangan fatamorgana
menyusup melewati asa
Yang hampir tersisa
Bersama harap dan usaha
Kini cahaya merah semburat pagi tiba
membuka cakrawala sedih tanpa tawa
menjadi rona merah yang menerangi asa
sebagai petunjuk langkah melepas duka
Walau harus menunggu mentari
Yang datang membuka diri
namun jiwa tetap introspeksi
sebagai langkah capai ridho Ilahi
Depok, 8 Februari 2022
Komentar
Posting Komentar