Ketika Emosi Memuncak

 Ketika Emosi  Memuncak

( Sri Wuryaningsih)




Ketika mengajar Aku percaya kepada murid-murid bahwa , mereka akan mencatat apa yang telah aku ajarkan . Sehingga aku jarang mengecek buku mereka. a


Entah kenapa  hari ini iseng ngontrol catatan mereka.  Satu demi satu aku keliling kelas mengoreksi catatan mereka. Dari semua siswa ternyata banyak yang tidak mencatat apa yang aku jelaskan.


Rasall geram ingin marah tetapi mungkin salahku juga kali ya kenapa tidak mengontrol mereka


Aku menahan apa sambil berfikir kira-kira Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal seperti ini


Akhirnya ku putuskan bagi mereka yang tidak mencatat aku suruh belajar keluar dan terserah sebagian kecil anak dalam kelas anak-anak inilah yang aku ajar untuk materi selanjutnya


Dengan jumlah mereka sedikit suasana kelas terasa lebih tenang dan lebih nyaman ketika anak-anakku tanyakan enak nggak kalian puas kayak gini


Enak bu enak BU jam mereka

Tapi kondisi kelas seperti ini hanya sementara karena tidak mungkin aku hanya mengajar beberapa murid sementara yang lain tidak aku ajar


Sebagai seorang ibu tidak akan tega membiarkan anaknya terbengkalai begitupun dengan aku ketika memberi hukuman siswa di kelas aku tak tega membiarkan siswa yang di luar tanpa mendapat pelajaran hari ini maka jadilah aku mengajar dua kelas sebagian murid di dalam sebagai murid di luar


Setelah materi selesai maka anak-anak aku kembalikan berkumpul di kelas untuk mempelajari sub materi


Namun berbunyi tanda istirahat selesai kita sambung insya Allah besok Rabu .


Jakarta, 

Senin, 9 Januari 2023

22.29


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum