Kisah Sepotong Roti
Kisah Sepotong Roti
( Sri Wuryaningsih)
Waktu menunjukkan pukul 09.40 saat para siswa istirahat. Semua siswa keluar kelas untuk menghilangkan penat dan melepas lelah, selama di kelas .
Beberapa siswa berhamburan keluar kelas untuk membeli makanan di kantin, namun ada juga yang tinggal di kelas karena ingin menikmati bekal yang dibawakan oleh ibu mereka.
Beberapa siswa menikmati bekal tersebut dengan nikmatnya.
Di kelas kini nampak beberapa siswa , di sebelah kanan ada enam siswa yang sedang melahap bekalnya. Di sebelah kiri pun demikian tapi ada juga sedang membaca.
Tiba-tiba seorang siswi menghampiriku dengan sepotong roti di tangannya.
" Ibu mau nggak Bu", kata anak itu. " Kenapa dikasih ibu" jawabku.
" Aku sudah punya Bu, tapi tadi ada teman yang ngasih" Sang Murid memberi penjelasan.
" Ada bungkusnya ga" kataku
Sambil melihat dan memegang roti tersebut.
" Dibungkus Bu" jawabnya.
"Baiklah kalau begitu , buat ibu buka"
"Oh Ibu sedang puasa" kembali Sang Murid bertanya.
"Insya Allah," jawabku
Roti berbentuk segitiga dihiasi oleh potongan strawberry dan anggur menambah manis dan menambah selera orang yang menyantapnya terima kasih untuk muridku yang baik.
Kini aku baru tahu bagaimana Naurah mendapatkan roti.
Ada seorang temannya yang ngechat, teman dari kelas lain . Yang menawarkan roti, kemudian ia membelinya beberapa dan dibagi- bagikan roti tersebut. Termasuk aku , gurunya yang mendapat roti itu.
Sungguh mulia hatimu, mencoba membantu teman.
Semoga hatimu yang mulia ini mendapat balasan Allah.
Semoga menjadi wanita Sholehah, cerdas ,pinter, dan sukses.
Teruntuk Muridku Naurah Amalia, siswi 8.1
Jakarta
Kamis, 19 Januari 2023


Komentar
Posting Komentar