Mengantar Tamu Allah
Mengantar Tamu Allah
( Sri Wuryaningsih)
Rabu, 15 Februari 2023
Setelah mengajar di 8.4 , jam selanjutnya 9.4 dan 8.5 saya izin ke piket ( Pak Ucan dan Pak Agung, serta Wakur Rudi Darmawan).
Sebelumnya saya sudah mengkondisikan kelas- kelas tersebut dengan tugas. Agar yang piket tinggal memantau.
Saya pesan ke mereka supaya mengerjakan tugas dengan baik dan tetap di kelas.
Tepat pukul 08.19 saya pulang bersama anak saya ( ' Alim) , yang sejak pagi sudah saya minta untuk menunggu, agar saya hemat ongkos. Karena kalau ojol lumayan Rp50.000,00.
Oh ya saya izin karena ingin mengantar suami ke Bandara Sukarno Hatta, Jakarta. Suami akan pergi umrah.
Suami mendapat rezeki umrah dari Masjid Al Makmur tempatnya bekerja.
Seharusnya berangkat tahun 2020. Karena Covid , sehingga harus ditunda. Alhamdulillah hari ini , 15 Februari 2023 bisa berangkat.
Rombongan berangkat dari Al Makmur sekitar pukul 13.00.
Saya dan Si Sulung ( Irbah Zhafirah) yang menemani ke Bandara, karena dua anak yang lain sedang kerja dan ada yang baru pulang kerja. ( Sepertinya seperti itu)
Lebih kurang 60 menit rombongan tiba di terminal internasional Sukarno Hatta.
Tiba di sini nampak banyak jamaah umrah yang akan berangkat. Selain dari Wifa Tour , agen yang mengurus Umrah , juga banyak agen- agen yang lain.
Bandara tampak ramai. Manusia dari berbagai negara bisa kita jumpai di sini. Dengan aneka ragam kebiasaan. Mungkin bagi para lelaki harus banyak mengucap istighfar, karena tidak jarang ada beberapa wanita yang tidak pas untuk dipandang ( menggunakan celana pendek hanya sebatas paha atas dan baju sedikit terbuka).
Selama mengantar , waktu yang ada dimanfaatkan untuk sesi dokumentasi bersama peserta yang lain. Ada yang dari Serang dan Tasik .
Ternyata spot di Bandara kini semakin cantik. Momen inipun saya gunakan untuk jepret sana- jepret sini.
Ketika waktu Ashar tiba, saya dan putri saya mencari musolla.
Kutelusuri arah dimana ada musolla. Setelah melewati toko roti, stand baju Hijaberlian tibalah di musolla.
Dipojok bandara tempat berukuran sekitar 4 x 4 meter yang digunakan untuk sholat jamaah wanita dan tempat wudhu. Sedang jamaah lelaki berada disebelahnya.
Setelah para jamaah umrah dibrefing dan mendekati waktu boarding, para pengantar berpamitan dengan memberi ucapan selamat dan doa keselamatan.
Tanpa kecuali aku dan anakpun berpamitan dengan suami. Kami saling berpelukan dan berciuman melepas suami dan Ayah tercinta dalam melaksanakan umrah.
Doa kami semoga selamat, berkah dan menjadi haji yang mabrur. Dan suatu saat kamipun bisa menyusul.
Kami menunggu hingga waktu boarding sekitar pukul 17.00.
Tepat pukul 16.57 saya dan rombongan kembali ke Masjid Al Makmur . Dalam perjalanan balik sempat terlintas , kok rasanya tadi saya kurang lama memeluk dan mencium suami. Ingin rasanya kupeluk dan ku cium suami lebih lama lagi. Tapi itu tak mungkin karena kami sudah jalan pulang.
Alhamdulillah menjelang magrib kami tiba kembali di Al Makmur dengan selamat.
Selamat Berumrah para Jamaah Masjid Al Makmur semoga selamat, lancar dan menjadi haji yang mabrur. Aamiin YRA 🤲
Depok,
Jumat, 17 Februari 2023
03.39




Komentar
Posting Komentar