TAHUN INI AKU LEBARAN TERLEBIH DAHULU

 Tahun ini ( 2023) Aku Lebaran Terlebih Dahulu

( Sri Wuryaningsih) 










Lebaran tahun ini aku berbeda dengan keluargaku


Setelah menonton video penjelasan tentang peredaran bulan mengelilingi matahari aku dapat menyimpulkan bahwa Jumat tanggal 21 April 2023 bulan sudah tenggelam dan sudah masuk bulan baru yaitu 1 Syawal 1444 Hijriyah. Maka aku memutuskan hari Jumat aku sudah lebaran walaupun anak dan suamiku mengikuti pemerintah lebaran hari Sabtu tanggal 22 April 2023.


Lebaran kali berbarengan dengan  21 April 2023. sengaja aku menggunakan Kebaya. 


Kebaya putih dengan bordir sepanjang kancing depan, terus sampai ke ujung kain, ku gunakanlah dengan pasangan kain dengan tenunan Aceh, membalut seluruh tubuhku. Di lengkapi dengan kerudung Kuning Emas. 


Seperti biasa sebelum pergi aku sempatkan berpose di depan HP.

Jepret - jepret tetanggaku Lia, mengabadikan.

 

Kemudian aku mencari tempat dimana yang mengadakan salat Idul Fitri . Ku ambil gadget dan ku tunjukkan ke arah SMP Muhammadiyah karena semua sekolah Muhammadiyah pasti merayakan hari Idul Fitri tanggal 21 April 2023.


Order gadget ke SMP Muhammadiyah sekolah anakku anakku Zaim Abroor saat ia SMP.


Saat ojek yang ku order tiba aku mengatakan kepada driver Bang tolong antar saya ke tempat di mana hari ini ada salat  Idul Fitri.

"Ada bu di mesjid Kukusan"  jawab Driver, " Tolong anterkan ibu ke sana ya",  

" Baik Bu " jawab Driver. 


Motor meluncur lewati Tanah baru tol kukusan ke arah UI, dan berhenti di depan apartemen Dave. Oh Ternyata di sini tempat ini sebenarnya sering aku lewati tapi aku tidak tahu jika sering digunakan untuk salat Idul Fitri.


Tiba di sini sudah banyak orang yang hadir untuk sama-sama makan salat Idul Fitri.


Ku berjalan di atas hamparan rumput hijau yang sesekali terdapat genangan air karena tadi malam hujan turun.


Di sebelah barat tampak podium yang siapkan oleh panitia dan orang-orang sudah mulai menyiapkan tempat untuk salat aku terus berjalan melewati hamparan rumput dan sekali melewati genangan air sampai tiba di tempat shaf salat.

Di tempat ini tak seorangpun yang aku kenal karena baru kali ini aku salat berbeda waktu dengan orang-orang yang kukenal.


Tiba di sini baru kepikiran olehku kenapa aku tidak membawa alas untuk salat yang kubawa hanya sebuah sajadah .

Alhamdulillah di saat aku sedang berpikir aku ingin sholat dengan siapa,  seorang ibu sambil menggelar plastik hitam besar , berkata, " Ayo siapa yang mau bareng''.

"Alhamdulillah, Saya bareng ya Bu " kataku 

"Silahkan jawab Si Ibu" 

Lalu aku menggelar koran dan sajadah. Aku lupa bertanya siapa nama orang yang baik hati itu. Aku hanya menghaturkan terima kasih lupa kenalan.


Suara tasbih dan tahmid terdengar dari corong speaker. Memuji dan memuja kebesaran Allah atas semua nikmat dan anugerah yang telah dilimpahkan kepada kita .


Pukul 07.00 sholat Ied dimulai , sholat dilaksanakan sebanyak 2 rakaat, dengan 7 takbir di rakaat pertama dan 5 takbir di rakaat kedua.


Semua manusia yang merayakan lebaran hari ini, tumpah bersujud dan kadang dibarengi dengan tetesan air mata kebahagiaan.


Dalam sujud kumenangis, betapa kecilnya aku dan aku tak ada apa- apanya , dibandingkan dengan nikmat yang telah Allah berikan.


Selesai sholat lanjut dengan kutbah.


Tema kutbah yang di usung adalah bersyukur.


Mensyukuri nikmat Allah subhanahu wa ta'ala , dan syukur itu baru terasa dan kenikmatan itu baru terasa dan baru kita sadari , ketika kenikmatan itu sudah tidak ada lagi. 


Bagaimana nikmat ada ayah dan bunda nikmat kedua orang tua sangat terasa ketika ayah dan ibu sudah tiada , apalagi di saat tanggal satu Syawal seperti ini.


Bersyukurlah jika kita masih memiliki keduanya , karena mereka adalah wakil Tuhan di kehidupan kita . Datangilah keduanya. 

 

Jika mereka telah tiada, kita  tidak ada lagi memiliki kedua orang tua.

Akan sangat terasa nikmat itu, biasanya mereka adalah orang yang pertama kita kunjungi yang kita selalu memohon doa dari mereka ini . 


Jika mereka telah tiada kita datangilah kuburan-kuburannya kita ziarah dan panjatkan doa untuk mereka karena kita sadari kasih sayang ibu membawa ke surga ,kasih sayang Ayah tiada pengunjungnya, kita dibesarkan dari telapak tangan Ayah Bunda.


Jangan pernah terlupakan pengorbanan mereka.  Untaian mutiara yang kita persembahkan , istana megah yang kita bangun , ribuan emas  yang kita serahkan itu pun tidak akan cukup untuk membalas jasa ayah dan bunda .


Karena sungguh mereka berdua memiliki rasa sayang tak terbatas rasa sayang mereka tidak bertepi.


Bagi kita yang hari ini tak lagi memiliki ayah dan bunda panjatkan doa kehadiran Allah subhanahu Wa ta'ala . 


Ya  Robb biasanya selepas salat Idul Fitri Aku bersimpuh di hadapan ayah dan bundaku.


Ibunda yang semakin tua yang telah melahirkan memelihara mendidik

dan membesarkanku. Beri ia kesehatan, kekuatan untuk beribadah yang terbaik pada Mu.


Selesai kutbah kami bersalam- salaman dengan orang di kiri kanan , walau belum saling kenal, tetapi merasa seperti sudah kenal. Ya kita saudara sesama muslim.


Laku kembali aku order ojol untuk pulang. 


Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1444H. Semoga Allah menerima amal ibadah kita. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum