Rumah Itu Sudah Kosong

 Rumah itu sudah kosong ( bath 2)

(Sri Wuryaningsih)




Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi cerita

Dan belaian


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi nasehat

Dan pelukan


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi senyum

Dan keceriaan


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi panggilan

Dan sapaan


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi wajah tampan

Dan tubuh gagah


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi gelak tawa

Dan sarapan


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi suara mesin mobil

dan lambaian


Rumah itu sudah kosong

Tak ada lagi iqomat

Dan sholat malam


Ayah...

Semua itu tak ada lagi

Karena kau telah menghadap Illahi

Namun semua tak pernah kosong

dihatiku

Cerita, belaian, nasehat , gelak tawa, keceriaan, semua kasih sayang dan pengorbananmu tak akan lengang.


Kami ikhlas melepas kepergianmu

Semoga Allah memberi kebahagiaan hakiki padamu


Ya Allah ampunilah dosa ayahku

Aamiin




Depok, 2 Januari 2024

23.22



Puisi ini saya dedikasikan untuk sahabatku Dhitta Puti Sarasvati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum