Ular diwaktu Magrib

 Ular di Waktu Magrib

( Sri Wuryaningsih)






Tak lama setelah sholat Magrib, di luar terdengar suara orang setengah berteriak , " Ada ular..ada ular".


Akupun penasaran, ku buka pintu.

Rupanya seorang tetangga yang lewat depan rumahku melihat seekor ular. Ular itu berasal dari arah rumahku mau pergi, namun karena melewati jalan keramik ( ada sedikit keramik di bawah tembok pembatas rumah) jadi ular tidak bisa berjalan cepat.


Penghuni depan rumahku pun sibuk mencari ular tersebut.

Ular itu bersembunyi di balik pot- pot yang berada di depan rumahnya.

Kami sibuk mencari ular tersebut jangan sampai membahayakan orang. Semua pot dipindahkan , mungkin ular bersembunyi di pot atau di dedaunan tetapi tidak ada. 


Ternyata ia masuk ke rumah sebelah karena ada celah di pintu rumah tetangga yang lain.

Yang memang pintu rumah itu tidak dibuka jadi ditutupi tumbuhan yang menjalar.


Suasana malam itu jadi ramai ,karena semua tetangga sekitarku keluar ingin melihat ular tersebut.


Akupun tak luput ikut dalam pencarian ular tersebut. Sambil berkata"Jika ular kamu dimatiin, tapi jika bukan ular biar ia pergi" 

( Teringat pernah baca buku, katanya jika ada ular ucapkan seperti itu).


Sempat terpikir apa ular itu berasal dari pohon anggrek, akupun berusaha ngorek- ngorek tanah sekitar anggrek.

Namun tidak menemukan apa- apa.


Setelah agak lama ular tersebut di temukan dan dimatikan.

 

Ular hitam  sebesar jempol kaki orang dewasa dengan panjang kira- kira 40 cm.

Menurut saya itu ular lumayan besar, apalagi orang yang pertama melihat mengatakan  bahwa itu ular Cobra.


Alhamdulillah penangkapan ularpun selesai dan setelah yakin sudah mati( tak ada bagian tubuh yang bergerak), karena awalnya walau kepala ular sudah hancur, ekornya masih gerak.


Karena ular termasuk hewan reptil saya takut kalau masih bisa hidup karena ekornya masih gerak( eh ini Sik perkiraan saya saja). Maka ekornyapun dihancurkan. Setelah semua hancur baru dikubur.


Alhamdulillah ular tersebut bisa tertangkap dan mati.

Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini lagi dan tempat tinggal kami baik - baik saja dan aman.




Depok, 9 Juni 2024

Rawa Kalong 19.11

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum