Aku Terdiam Dalam Bisu
Aku Terdiam Dalam Bisu
( Sri Wuryaningsih)
Padang pasir yang terlewat
Dengan kekeringan
Dan dahaga
Semua terlibas
Oleh waktu
Terik mentari menembus diri
Semua lebur dalam hangat pagi
Haus lapar seakan menghantui
Semua musnah penuh syukur
Perjalanan panjang tak terbatas waktu
Bergerak dan berlari membelah bumi
Wajah- wajah hadir melintas
mengisi angan dalam perjalanan
Semua datang dan pergi bersembunyi dalam jiwa
Tanpa kata
Ada keabadian yang terukir
Tapi mengapa harus terusik
Entah ...mengapa
Semua berjalan mengikuti Sang Waktu
Goresan menjelang senja
Depok, 13 Juli 2024
16.37

Kereennn ibu😍😍
BalasHapus