Takdir Itu Tak Bersahabat

 Takdir Itu Tak Bersahabat

(Sri Wuryaningsih)



Dua puluh delapan tahun yang lalu

Dia terdiam

Tapi bukan tidur , sayang


Luka itu teramat dalam

Luka yang lahir karena ke- egoan

Yang tersembunyi di bawah alam sadar.


Kebersamaan itu tak harus memiliki .

Walau rasa cinta itu begitu 

Kuat , namun harus lepas

Tak terelakan


Semua hancur bertebaran

Tanpa wujud dan rupa

Semua seakan terasa menghimpit

Menimpa semua sudut sel 


Semua terasa buntu

Gelap dan mati

Tanpa ekspresi


Entah ....

Takdir kah ini ?

Atau nalar yang tak Sudi

dihampiri

Tertutup rindu yang menyatu


Langkah gontai

Pikiran melayang

Seakan runtuh langit di kepala 

Tanpa arah 

Tanpa ekspresi 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desaku

Prosesi Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia

Sawahku Tak Lagi Tersenyum